BERPIKIR 2X SETELAH MEMBACA INI..!! SIAPA SANGKA, TERNYATA KULIT JENGKOL SANGAT AMPUH MENGATASI PENYAKIT KENCING MANIS DAN KETOMBE SERTA DIJADIKAN SEBAGAI PENGUSIR SERANGGA

Penggemar kuliner nusantara pasti sudah mengetahui jengkol atau Pithecollobium Jiringa. Kuliner yang satu itu memang unik, banyak yang menggilainya tetapi banyak juga yang menjauhi. Jengkol memang memiliki bebauan yang khas. Uniknya, aroma tidak enak itu menempel pada orang yang mengonsumsinya. Hingga saat ini, sisi buah jengkol yang paling popular yakni biji dalam. Sedikit yang tahu kalau sebenarnya kulit jengkol juga menyimpan berbagai manfaat yang mengagetkan.



Janganlah Buang Kulit Jengkol Anda

Apabila sampai kini Anda seringkali buang kulit jengkol, mungkin saja saja sudah waktunya Anda untuk memikirkan 2 x. Karena, siapa yang sangka, nyatanya kulit jengkol juga menaruh segudang manfaat. Kulit jengkol bisa diolah jadi obat untuk menyingkirkan ketombe di kulit kepala. Hal sejenis ini didasarkan pada percobaan mahasiswi UMY yang dapatkan kalau kadungan kulit jengkol ampuh melawan ketombe. Diluar itu, kulit jengkol bisa pula dipakai sebagai bahan baku untuk memproses pestisida alami (bioherbsida). Untuk Anda yang terkena penyakit gula, kulit jengkol kabarnya juga ampuh untuk melawan diabetes!

Kulit Jengkol Vs Ketombe

Menurut uji klinis di laboratorioum MIPA Kampus Negeri Yogyakarta, diketemukan
kenyataan kalau kulit jengkol mempunyai kandungan protein, kalsium, fosfor, Vitamin A serta B1, sapoin, minyak atsiri, tannin, steroid dan glikosida. Senyawa itu ampuh membasmi ketombe bila diracik berbarengan tumbuhan randu yang juga mempunyai kandungan polifenol. Setelah itu diterangkan kalau kandungan saponin dan flavanoid yang ada pada kulit jengkol dan randu bisa dipakai untuk melawan serangan bakteri penyebab ketombe.

Kulit Jengkol Sebagai Pestisida Alami

Berdasarkan pada riset, diketahui kalau kandungan senyawa k1mia yang ada di dalam kulit jengkol (terpenoid, saponin, asam fenolat serta alk4lo1d) ampuh membuat perlindungan tanaman dari serangan hama. Unsur tannin dan flavanoid dalam kulit jengkol nyatanya sama ampuhnya dengan tannin pada tumbuhan berkayu dan herba yang berperan untuk memproteksi diri dari hama. Karenanya ada kandungan tannin itu, kulit jengkol lalu memiliki potensi untuk digunakan sebagai pestisida alami sesudah diracik bersamaan tumbuhan yang lain. Pestisida alami mempunyai bahan basic kulit jengkol itu kabarnya cukup ampuh untuk mengusir semut, ulat, serangga kecil serta belalang.

Kulit Jengkol Vs Diabetes Melitus

Bukan hanya ampuh melawan ketombe dan hama pengganggu tanaman, tenyata kulit jengkol berguna juga untuk turunkan kandungan gula darah. Banyak yang telah menunjukkan hal itu. Cara pemanfaatannya juga cukup mudah. Anda tinggal merebus kulit jengkol dengan dosis 3 kali satu hari 1 gelas. Manfaat itu memang belum dibuktikan dengan cara empirik, namun sebagian peneliti tidak juga menyangkal manfaat itu. Manfaat lain kulit jengkol yang layak anda kenali yakni sebagai bahan basic pembuatan salap untuk borok. Manfaat itu lebih kurang sama dengan keampuhannya membasmi bakteri penyebabnya ketombe.

Subscribe to receive free email updates: